Musim kemarau ini harus bertahan dengan air yang tersisa. Setiap hari cadangan air mulai menipis. Ia menghela sikunya sambil berdoa di dalam hati meminta hujan dengan embun dari timur.
Ia teringat asal kelahiran datunya yang tandus dan gersang. Tak pernah mereka keluhkan panas dan teriknya matahari saat musim panas. 40 derajat celcius lebih di tengah gurun dengan intensitas hujan yang rendah.
Ya, kamilah kaktus!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar