Minggu, 06 April 2025

Echeveria elegans

 Musim kemarau ini harus bertahan dengan air yang tersisa. Setiap hari cadangan air mulai menipis. Ia menghela sikunya sambil berdoa di dalam hati meminta hujan dengan embun dari timur. 

Ia teringat asal kelahiran datunya yang tandus dan gersang. Tak pernah mereka keluhkan panas dan teriknya matahari saat musim panas. 40 derajat celcius lebih di tengah gurun dengan intensitas hujan yang rendah.

 



Ya, kamilah kaktus!

Kamis, 23 Januari 2025

Luvita Ajmah

 Perempuan berusia 33 tahun bekerja sebagai akuntan di Rumah sakit jiwa negeri. Setiap hari melihat pemandangan orang-orang tertawa tanpa alasan. Ia melakoni pekerjaannya sebagai pegawai negeri sipil sudah sekitar 6 tahun lebih di sebuah Rumah Sakit Jiwa milik Pemerintah Provinsi. Tiba saatnya Ia untuk menambah ilmu di perguruan tinggi di starata satu. Perkuliahan sarjana tentu saja tidak sama dengan perkuliahan diploma tiga yang dulu ia lewati. Tiap hari ia selalu dihantui pertanyaan “kapankah aku menikah?” Sudah sering ia mengikuti perkumpulan dan halaqah untuk membangun jinsi di pelataran masjid-masjid. Hatinya sudah diserahkan kepada Tuhan tentang nasib dan takdir dengan siapa kelak akan menikah. 8 tahun di bulan syawal yang lalu teman baiknya telah menemukan jodohnya tanpa pacaran seperti yang ia idam-idamkan dalam mimpi-mimpinya. Iapun semakin merasa terpacu juga gelisah. Suatu ketika ia berkata kepadaku “Aku ingin bertemu jodohku dengan wajah tanpa makeup” “Ketemu tidak sengaja disuatu tempat”.

 5 menit lagi lafadz akad nikah calon suaminya diucapkan. Calon suami yang membuat Ia sedikit ragu setelah mengetahui masa lalunya sebagai pemabuk, pezina, dan menghamili perempuan lain. Ia adalah teman sekelasnya kelas 1 di bangku Sekolah Menengah Atas. Hatinya risau, teman-temannya hanya mengisyaratkan anggukan hambar. 

Kabar yang ia dengar tepat 2 bulan sebelum hari H sudah diketahui teman-temannya. Sampai detik ini ia merasa tidak perlu mengkonfirmasi berita itu kepada calon suaminya namun berita itu selalu mengusik malam-malamnya. Terlintas dikepalanya tentang seorang duda yang naksir berat dengannya satu tahun yang lalu dan membanding-bandingkan dengan calonnya sekarang. Ia hanya diberitahu oleh calon suaminya jikalau dulu saat masa kelam pernah mencoba minuman alkohol. Ia tidak mengira seseorang memberitahukan berita benar itu. Seketika terlihat pipinya berwarna merah dan air mata mengucur. Sekali lagi teman-temannya hanya dapat menunduk dan mengangguk. 


Jumat, 17 Januari 2025

FAKHRI AHMED ZAI

Lelaki berjambang berkulit sawo matang dengan tinggi badan 182cm berusia sekitar 25 tahun keturunan pakistan melayu sedang duduk didepan recepsionis sebelah kiri arah jam 10 dari ruang tunggu spesialis psikologi. Hari ini jadwalnya untuk asesmen dan evaluasi setelah 2 rangkaian tes yang telah ia selesaikan 2 bulan yang lalu. Dari tadi ia melihat gawainya untuk menemukan nomor identitas konsul yang ia lupa bawa di dompet. 

Ia memandangi foto rontgen thorax salah satu pasiennya 17 bulan yang lalu yang menjadi bahan diskusi hebatnya dengan spesialis radiologi. Senjata ampuhnya untuk mengalihkan perhatian dari segumpalan penyesalan 20 tahun yang lalu. Jam dinding diruangan ini ritmenya sangat nyaring membuatnya beberapa kali celingukan ke meja resepsionis yang barusan ia tinggalkan 12 menit lalu dan sekarang telah terisi oleh seorang perempuan memakai setelah hitam khas yaman seketika membawanya kepada kenangan manisnya di madinah hingga senyum simpul tidak sengaja terlukis di wajahnya. Perempuan ini memasuki ruang konsul 1 yang berarti pasien temanku. 

Tn. Fakhri A Zai silakan masuk ruang konsul 2 sambut seorang perawat dari depan pintu. Seketika gugup menjalar keseluruh batang tubuhnya dan tiba-tiba perut menjadi tidak karuan. 



Sabtu, 15 April 2023

KANGEN

 Kisah tentang perempuan yang sendirian di perantauan. Suatu ketika tibalah rasaa kangen dengan seseorang yang baru ia temui daalam kurun waktu setahun. Awalnya bermula di akhir tahun 2021 masehi. Seseorang ini membawa banyak kesenangan. Bertemu dengan perempuan yang membawa banyak kesedihan. Tentang masa lampau,  dosa, dan setumpuk masalah masaa lalu yang bagaikan tak ada ujungnya di dalam kepalanya. 

Tak pernah tau awalnya, mereka bertemu menyelesaikan masalah orang. Masing2 sibuk dengan isi kepalanya, masing2 bertanya apa dalam benaknya. Selama 6 bulan. Kadang ada anggukan kadang ada penolakan. Maksudnya like dan dislike. 

Seseorang ini membawa perempuan ini hidup dimasa sekarang. Aku tidak tau bagaimana ia memasuki alam bawah sadar perempuan ini. Hingga hampir sepuluh kali hadir dimimpinya. Aku hanya terperangah menyaksikannya.

Wajah seseorang ini selalu hadir dimanapun perempuan ini berada di 12 bulan perhitungan masehi. Semakin kuat si perempuan menolak semakin sering terbayang. Aku pun mulai bertanya akan kemana dan bagaimana perasaan perempuan ini kepada seseorang.

Setelah badai covid19 mulai mereda, perempuan ini mempunyai waktu luang untuk mencari tahu siapa seseorang ini. Dengan modal nekat ia mengetik namanya yang ia ketahui di grup whatsapp di forlap dikti (sebuah situs kumpulan mahasiswa dan kampus). Pencariannya berujung ke mata kuliah yag pernah di kenyam seseorang selama kurang lebih 10 tahun. Diketahui seseorang lulusan dari salah satu FK universitas swasta di yogyakarta. Cukup sulit bagi perempuan ini mengetahui lebih lanjutnya. 


Bersambung...


Singkat cerita covid 19 mereda. Pereentase masyarakat yang sudsh divaksinansi pertama sudah diatas 50%. Dzulhijah berlalu. Bulan2 haram telah  dilalui dan laki2 ini masih bersarang dikepala perempuan ini. Laki laki ini sudah tidak bertugas lagi di tempat yang sama dengan perempuan ini. Namun tetap saja laki-laki ini masih bersarang dikepalanya. Ia bercerita kepadaku bahwa Ia mendengar suara lelaki ini, bermimpi laki-laki ini. Pengalamannya tidak masuk akal bagiku. Aku sarankan kepada perempuan ini untuk pergi ke mall, ke kuburan kemana saja untuk mengubah suasana. 

Setahun berlalu, tepat di bulan November waktunya laki-laki ini untuk balik ke kota asalnya karena masa baktinya di wilayah ini sudah selesai. 

Perempuan ini berpikir untuk mengakhirinya dengan hubungan pertemanan. Ia bercerita kapadaku telah mengirimkan sebuah pesan tanda terima kasih dan permintaan maaf untuk  satu tahun kerjasamanya. Yang menurutku sebenarnya bukan itu maksud pesannya. Aku curiga perempuan ini ingin tetap terhubung dengan lelaki tersebut. 

5 bulan setelah November, si perempuan tidak pernah lagi bercerita kepadaku tentang laki-laki ini. Namun tetap saja aku curiga jangan-jangan Ia masih diam-diam menyimpan nomor dan menghubungi lelaki ini. Yah.. wallahualam.

Aku hanya berdoa semoga akal sehat wanita ini dikembalikan dan lepas dari khayalannya.  


Kamis, 29 Juli 2021

Covid 19

 Covid 19 adalah penyakit infeksi saluran pernafasan yang disebabkan virus sars cov2. Penyakit ini menyebar di akhir tahun 2019 berawal di kota Wuhan Cina. Covid19 menyebar keseluruh dunia hingga ke tanah al haram Makkah dan Madinah.  Berikut data persebaran penyakit covid 19 di Arab Saudi yang dirujuk dari situs https://covid19.moh.gov.sa hari kamis 29 Juli 2021 terkonfirmasi kasus baru 1.334 dan di makkah al mukarramah sebanyak 52 kasus.


Adanya kasus covid19 di tanah haram mengimplikasikan bahwa penyakit covid19 bukanlah wabah thaun yang dimaksud oleh Hadist Nabi Muhammad shallalahu alaihi wasalam. Penyakit ini diklasifikasikan oleh WHO sebagai pandemi dengan tingkat kematian yang masih diperhitungkan hingga saat ini. Status pandemi ini sudah berjalan satu tahun lebih dan belum dicabut statusnnya sampai saat ini. Banyak yang dapat sembuh dari penyakit ini.

Menurut penelitian berjudul Correlation of COVID-19 Pandemic with Healthcare System Response and Prevention Measures in Saudi Arabia yang diteliti oleh Heba M Adly, et all menunjukkan bahwa melakukan tes skrining sedini mungkin untuk menghasilkan deteksi cepat kasus terinfeksi, pengobatan cepat, dan isolasi untuk kasus yang dicurigai adalah jawaban yang paling pasti untuk kesehatan masyarakat. Selain itu, penelitian kami mengungkapkan pentingnya melakukan tindakan pencegahan karena dapat mengurangi infeksi dan tingkat kematian di Arab Saudi sekitar 27%, sementara di negara lain, itu mengurangi tingkat kematian mulai dari 10-73%. Studi ini memberikan strategi yang dapat dicapai untuk pencegahan dan deteksi dini penyebaran COVID-19.

Tindakan pencegahan yang dimaksudkan disini adalah seperti memakai masker, mencuci tangan, vaksin, lockdown, PPKM, dll.